twitter



Nah para pembaca sekalian, kali ini saya akan memosting suatu informasi yang tentunya bermanfaat bagi para pembaca. Postingan kali ini bertema tentang teknologi, khususnya pada komputer.
Dan yang akan kami bahas yaitu tentang antivirus yang berfungsi sebagai pelindung bagi PC / Notebook dari serangan virus-virus yang sangat membahayakan bagi PC / Notebook anda. Terutama pada akhir-akhir ini.
Untuk selengkapnya, baca hingga akhir dengar cara mengklik link bertuliskan baca selengkapnya di bawah ini.


Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).

Cara kerja antivirus dengan beberapa metode seperti di bawah ini:
  • Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription).  
  • Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus  seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau "False Alarm" (jika konfigurasi antivirus terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi false positive.
Antivirus - antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga telah diprogram untuk mendeteksi spyware, rootkits, dan malware - malware lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekarang dilengkapi firewall, untuk melindungi komputer dari serangan hacker dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah bervirus ke inbox pengguna.

Antivirus berdasarkan jenis pengguna dapat dibagi menjadi 2, yaitu untuk Home User dan Network (Corporate User). Untuk home user, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan, antivirus dapat melakukan scan di komputer - komputer client dan network drive. Selain itu, proses update komputer client dalam jaringan tidak harus langsung dari Internet. Komputer client dapat melakukan upate langsung dari server jaringan.

Dan sebaiknya, antivirus secara rutin di update. Ini adalah cara yang paling efektif untuk melindungi komputer dari serangan virus. Apapun program yang anda gunakan jika jarang diupdate maka komputer anda sangat rentan terserang virus, karena virus komputer selalu berkembang dengan sangat cepat. Bagi yang komputernya terkoneksi dengan internet saya rasa tidak ada masalah dengan update anti virus ini, karena program anti virus tersebut bisa melakukannya secara otomatis. Tapi bagaimana dengan yang komputernya tidak terkoneksi dengan internet? tentu Anda akan pergi ke warnet untuk mendownload updatetan anti virus.

Sebaiknya update anti virus anda sekali atau dua kali seminggu. Serta jangan lupa menscan flashdisk terlebih dahulu dengan program anti virus sebelum membuka file2 yang ada di dalamnya. Apalagi kalau flashdisk tersebut milik orang lain atau habis digunakan pada komputer lain.

2 komentar:

  1. Makasih ya infonya.

  1. wah makasih ya.
    postingan ini bermanfaat banget buatku.

Posting Komentar

Terima Kasih